Diklat Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual Angkatan III dan IV

  • 10 September 2018
  • Oleh: Ni Made Widiastuti, SE., MM
  • Dibaca: 92 Pengunjung
Diklat Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual Angkatan III dan IV

         Diklat ini merupakan diklat gelombang kedua yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun ini. Adapun Narasumber/fasilitator dalam diklat ini berasal dari Kanwil DJPB Prov. Bali, Kepala Biro Keuangan dan BMN, KPKN Prov. Bali dan Sekretaris Badan Litbang. Diklat ini dibuka oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar, Bapak Dr. H. Japar, M.Pd. pada Hari Senin, 27 Agustus 2018. Dalam pengarahannya beliau menyampaikan bahwa pengelola laporan keuangan, perencana maupun bendahara  harus memiliki beberapa kompetensi diantaranya:

  1. Kompetensi teknis pekerjaan, pengelolaan laporan keuangan memiliki kompleksitas yang tinggi dimana peraturan harus dipahami apalagi peraturan cepat berganti sehingga para pengelola harus mengikuti perubahan peraturan yang ada. Barang siapa yang mau belajar maka mereka pemilik masa depan namun barang siapa yang tidak mau belajar maka dia hanya memiliki masa lampau. Oleh karena itu membuka hati dan pikiran dilandasi oleh prinsip integrity artinya prinsip-prinsip kejujuran.
  2. Kompetensi manajerial, mampu memetakan dalam penyusunan laporan keuangan sehingga laporan keuangan memiliki akuntabilitas dengan baik dan tepat waktu
  3. Kompetensi sosial kultur, mampu beradaptasi dengan lingkungan majemuk dalam melaksanakan tugas karena berfikir banyak orang lebih bagus daripada berfikir sendiri.

        Laporan keuangan sekarang banyak menggunakan aplikasi menuju laporan digital. Laporan Keuangan dinilai masih ada gap antara kompetensi real dengan kompetensi ideal sehingga dengan adanya Diklat Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Berbasis Akrual diharapkan dapat mengurangi gap ini. Berdasarkan informasi tentang Laporan Keuangan menyatakan  Nilai RB 73% artinya kita berhak mendapat tunjangan kinerja 73, mudah-mudahan bisa dirapel kemudian. Sekarang peningkatan tukin tergantung peningkatan kualitas laporan keuangan namun untuk Tahun 2019 ukuran tukin akan tergantung SIEKA (Sistem Elektronik Kinerja ASN). Demikian pengarahan yang disampaikan oleh Kepala Balai dalam Upacara Pembukaan Diklat  ini di hadapan 60 peserta diklat, panitia dan widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Denpasar.

  • 10 September 2018
  • Oleh: Ni Made Widiastuti, SE., MM
  • Dibaca: 92 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita