AKD Kabupaten Badung

  • 31 Desember 2018
  • Oleh: Ni Luh Sukmawati, SE., MM
  • Dibaca: 41 Pengunjung
AKD Kabupaten Badung

 

LAPORAN ANALISIS KEBUTUHAN DIKLAT  (AKD)

BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEAGAMAAN DENPASAR

DI KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KABUPATENBADUNG

TANGGAL 21 s.d 24 November 2018

 

 

 

  1. Latar Belakang

         Dalam rangka menyelenggarakan diklat yang berkualitas, efektif, efisien, dan tepat sasaran Balai Diklat Keagamaan Denpasar terus berbenah dalam berbagai aspek kediklatan. Untuk mendukung itu semua salah satu program penting yang harus dilaksanakan adalah analisis kebutuhan diklat (AKD).

         AKD diperlukan untuk mengetahui kebutuhan pegawai terkait kompetensi apa yang perlu mereka tingkatkan melalui program diklat. Hal ini penting agar kompetensi yang ditingkatkan dalam diklat sesuai dengan kebutuhan lembaga dan dunia kerja mereka. Menurut Johanes Popu (2002) tanpa analisis kebutuhan yang sungguh-sungguh maka dapat dipastikan bahwa program pelatihan yang dirancang hanya akan berlangsung sukses di ruang kelas atau tempat pelaksanaan pelatihan semata. Artinya pelaksanaan pelatihan mungkin berjalan dengan sangat baik, tetapi pada saat partisipan (peserta pelatihan) kembali ke tempat kerja masing-masing mereka menjadi tidak tahu atau bingung bagaimana menerapkan apa yang telah mereka pelajari dari pelatihan.

         Hal itulah yang mendasari Balai Diklat Keagamaan Denpasar Melaksanakan AKD agar semua diklat yang dilaksnakan di Pusdiklat maupun Balai Diklat Keagamaan tepat sasaran, tepat strategi, tepat kurikulum, dan tepat materi sehingga tujuan diklat dapat tercapai dan

 

  1. Tujuan

Tujuan AKD Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 adalah:

1.    Untuk mengetahui jenis jabatan di Kementerian Agama yang sangat membutuhkan diklat berdasarkan skala prioritas.

2.    Untuk mengetaui jenis diklat yang paling dibutuhkan oleh masing-masing jabatan baik diklat kependidikan maupun diklat keagamaan.

3.    Untuk mengetahui  kompetensi apa yang perlu ditingkatkan untuk masing-masing jabatan di Kementerian Agama.

4.    Untuk mengidentifikasi proses pembelajaran diklat seperti apa yang dapat mendukung tercapainya tujuan diklat

  1. Sasaran

Sasaran AKD Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 adalah:

1.    Teridentifikasinya jenis jabatan di Kementerian Agama yang sangat membutuhkan diklat berdasarkan skala prioritas.

2.    Teridentifikasinya jenis diklat yang paling dibutuhkan oleh masing-masing jabatan baik diklat kependidikan maupun diklat keagamaan.

3.    Teridentifikasinya kompetensi yang perlu ditingkatkan untuk masing-masing jabatan di Kementerian Agama.

4.    Teridentifikasinya proses pembelajaran diklat seperti apa yang dapat mendukung tercapainya tujuan diklat

 

D.   Pengumpulan Data

1.    Teknik Pengumpulan Data

            AKD Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 dalam mengumpulkan data menggunakan pendekatan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan para stake holders kantorKementerian Agama Kabupaten Badung.pada tanggal 22Nopember 2018,

            Dari FGDyang dilaksanakan didapatkan data terkait jenis jabatan yang sangat membutuhkan diklatdan menghasilkan data yang berguna untuk mengidentifikasi jenis diklat, jumlah angkatan, dan strategi pelaksanaannya.

 

2.    Waktu, Tempat, dan Responden

            FGD dilaksanakan pada tanggal 22Nopember 2018 bertempat di Ruang PengawasKantor Kementerian Agama KabupatenBadung

(Data lengkap responden termuat dalam Lampiran)

3.    Instrumen

            Untuk membantu dan mengarahkan agar data yang diperoleh sesuai kebutuhan dalam FGD perlu dilengkapi dengan instrument. Instrumen dibuat untuk menyamakan persepsi terkait kebutuhan diklat yang diperlukan oleh pegawai Kementerian Agama Kabupaten/ Kota masing-masing.

            Instrumen yang digunakan berupa daftar isian yang menuntut masing-masing responden untuk mengisinya dengan dipandu oleh anggota tim AKD. Instrumen selengkapnya sebagaimana terlampir.

4.    Kesimpulan dan rekomendasi

           Berdasarkan hasil analisis data, maka diklat yang prioritas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Badungsesuai urutan untuk dilaksanakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 adalah:

1.    DDWK Revolusi Mental

2.    Diklat  Revolusi Mental

3.    Diklat Teknis Substantif Model-Model Pembelajaran

4.    Diklat Kepemimpinan Tk. IV

5.    Diklat Teknis Substanstif Pembelajaran Tematik RA

6.    Diklat Teknis Substantif Pendidikan Agama Hindu SD

7.    Diklat teknis Substantif Penilaian Pembelajaran

8.    DDWK Manajemen Kepegawaian

9.    Diklat Teknis Substantif Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran

10.Diklat Teknis Substantif Penelitian Tindakan Kelas

 

Beberapa Diklat yang diharapkan diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang nama Diklatnya tidak tercantum dalam daftar Instrumen AKD diharapkan dapat diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar, yaitu :

1.    Diklat Teknis Sunstantif penulisan naskah Penyuluh Agama

2.    Diklat Teknis Substantif Guru BK

3.    Diklat Teknis Substantif UASBN PAH-BP

4.    Diklat Teknis Substantif Bahasa dan Komunikasi Tekhnik Kepenyuluhan

5.    Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Guru

 

D.   PENUTUP

 

          Demikian laporan hasil analisis kebutuhan diklat (AKD) Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018. Segala rekomendasi yang dihasilkan akan dijadikan sebagai dasar penyusunan perencanaan program diklat tahun 2018.

 

Dibuat di Denpasar

Pada tanggal 26 November 2018

Yang Menjalankan Tugas,

1.          .............................Ngapirin, S.Ag.,MM.

 

2.          ……………………Ni Luh Sukmawati, SE.,MM

 

3.          …………………... .Ida bagus Putu Sastrawan, SH

 

                                                         4.          ............................ I wayan Kapit

  • 31 Desember 2018
  • Oleh: Ni Luh Sukmawati, SE., MM
  • Dibaca: 41 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita